Antioksidan merupakan senyawa yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Senyawa ini pun memiliki banyak fungsi bagi kesehatan. Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Mag for Women berikut ini.

Mencegah penyakit jantung
Sarapan sehat kaya antioksidan adalah kunci mencegah penyakit jantung, demikian menurut berbagai penelitian yang telah dilakukan. Contoh sarapan kaya antioksidan adalah teh hijau atau kopi.

Efek anti penuaan
Antioksidan terkenal sebagai agen anti penuaan. Sebab konsumsi makanan dengan antioksidan juga bisa mengurangi munculnya keriput. Salah satu makanan yang memiliki efek anti penuaan adalah blueberry.

Menguatkan sistem imun
Antioksidan dalam makanan, khususnya vitamin C, punya fungsi untuk menguatkan sistem imun. Jika sistem imun kuat, tubuh pun tak mudah terkena penyakit.

Melindungi sistem saraf
Kombinasi makanan dengan antioksidan, seperti blueberry, strawberry, dan bayam, bisa bekerja sama dalam melindungi sistem saraf. Sehingga penyakit seperti kelainan saraf, termasuk autisme, depresi, dan skizofrenia, bisa dicegah.

Menyehatkan mata
Antioksidan punya peran penting dalam menjaga kesehatan mata, khususnya para lansia. Makan makanan kaya antioksidan pun mampu menurunkan risiko kebutaan dan penyakit lain yang menyerang mata.

Antioksidan bisa diperoleh dari makanan dan suplemen. Namun sumber terbaik tentu berasal dari makanan segar daripada suplemen yang sudah diberi banyak bahan campuran buatan.

Sumber : Harian Sumut Pos

Anak-anak rentan radiasi penyebab kanker

Anak-anak rentan radiasi penyebab kanker - Bayi dan anak-anak memiliki bahaya lebih besar mengidap kanker ketimbang orang dewasa akibat radiasi, semisal dalam peristiwa nuklir, kata laporan ilmiah Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Jumat.

Anak-anak ternyata lebih peka daripada orang dewasa untuk mengidap 25 persen dari jenis tumor, termasuk leukemia serta kanker tiroid, otak dan payudara, kata laporan itu.

"Ancaman itu secara berarti lebih tinggi, tergantung pada keadaannya," kata Komite Ilmiah PBB untuk Dampak Radiasi Atom (UNSCEAR) dalam pernyataan.

UNSCEAR mengatakan mulai menyusun laporan itu pada 2011, tahun saat terjadi kejadian nuklir Fukushima di Jepang, meskipun bencana terburuk sejak 25 tahun tersebut tidak disebutkan dalam laporan itu. Komite pada Mei mengatakan bahwa angka penderita kanker diperkirakan tidak akan meningkat setelah tragedi Fukushima.

Studi terhadap insiden Chernobyl pada 1986 di Ukraina menunjukkan keterkaitan kanker tiroid dengan radioaktif iodine. Tiroid merupakan organ paling parah terpapar karena radioaktif terkumpul di organ tersebut. Anak-anak terutama paling rawan terimbas.

Laporan yang diajukan kepada Majelis Umum PBB pada Jumat itu mengatakan anak-anak dan dewasa harus dipertimbangkan secara terpisah untuk bisa memperkirakan risiko secara lebih akurat.

"Karena perbedaan anatomi dan fisiologi mereka, paparan radiasi mempunyai imbas yang berbeda pada anak-anak dibandingkan dengan dewasa," kata Fred Mettler, ketua tim pakar UNSCEAR.

"Tidak direkomendasikan untuk menggunakan generalisasi yang sama dengan orang dewasa, ketika mempertimbangkan risiko dan efek radiasi saat kanak-kanak," imbuh dia.Anak-anak umumnya disamakan dengan dewasa dalam riset-riset epidemiologi, kata komite tersebut.

UNSCEAR mengatakan, telah mengkaji 23 tipe kanker, beberapa diantaranya "sangat relevan untuk mengevaluasi konsekuensi radiologi" dari tragedi nuklir dan beberapa prosedur medis.

Pada sekitar 15 persen tipe kanker seperti kanker kolon, anak-anak memiliki sensitifitas yang sama dengan dewasa, dan pada 10 persen tipe kanker seperti tipe yang menyerang paru-paru, anak-anak kurang sensitif dibandingkan dewasa, kata laporan itu.

"Data ini terlalu lemah untuk mengambil kesimpulan terhadap 20 persen tipe kanker," kata UNSCEAR. "Ada kaitan lemah ataupun tidak nyata antara paparan dan risiko pada setiap tingkatan usia untuk 30 persen tipe kanker."



Sumber: Antara

Seperempat atau satu dari empat perempuan Indonesia berusia di atas 50 tahun terkena osteoporosis (tulang keropos), menurut penelitian Jakarta Osteoporosis Center.

Menurut dr Gunawan Tirtarahardja, CCD, CDT dari Jakarta Osteoporosis Center, penelitian tersebut dilakukan pada 2006 terhadap 1790 orang sehat tanpa penyakit patah tulang atau tidak pernah mengonsumsi kalsium, yang terdiri dari 900 perempuan dan 890 laki-laki.

"Sedangkan pada umur 70 tahun ke atas, satu dari dua perempuan terkena osteoporosis," kata Gunawan saat jumpa pers di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, Kamis.

Dia menyebutkan bahwa perempuan memiliki empat kali kemungkinan lebih besar menderita osteoporosis dibandingkan laki-laki. Hal tersebut karena adanya perubahan hormon yang drastis pada masa menopause perempuan.

"Perempuan kena double impact. Pada saat menopause dan pada saat usia lanjut," katanya.

Jumlah tersebut, kata Gunawan, jauh lebih besar 8-10 persen dibandingkan jumlah yang terjadi di Amerika Serikat.

Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa puncak massa tulang Indonesia berkisar di umur 20-39 tahun. Dia menyebutkan bahwa semakin tinggi puncak masa tulang, semakin kecil juga kemungkinan seseorang menderita osteoporosis.

"Naik 10 persen saja dari yang ada sekarang, bisa menaikkan 50 persen kemungkinan patah tulang karena osteoporosis," katanya.

Sumber : Antara

Deteksi kanker melalui tes darah

Deteksi kanker melalui tes darah - Para ilmuwan di Inggris mengatakan mereka selangkah lebih dekat untuk mengembangkan tes darah guna mengidentifikasi apakah seorang perempuan kemungkinan akan mengidap kanker payudara dalam hidupnya di kemudian hari.

Para peniliti di Imperial College London mengidentifikasi kaitan kuat antara kanker dan perubahan molekuler pada gen sel darah putih.

Dr James Flanagan, salah satu peneliti, mengatakan penemuan tersebut sangat penting dan diperlukan pengembangan lebih lanjut.

"Apa yang kami cari, apa yang telah kami temukan adalah satu gen. Kami ingin menemukan di seluruh genom berapa banyak yang bisa mempengaruhi risiko dan merangkum semua informasi ini secara keseluruhan," kata Dr James Flanagan.

Menurutnya, informasi tersebut akan disusun dalam bentuk model komputer sehingga bisa diteruskan kepada pasien apakah ia menghadapi risiko rendah atau tinggi.

Gaya hidup

Perempuan yang menunjukkan perubahan gen paling tinggi tercatat dua kali lipat kemungkinan mengalami kanker.

Para ilmuwan menganalisa sampel darah sebanyak 1.380 perempuan dari berbagai kelompok umur. Sebanyak 640 di antara mereka mengalami kanker payudara.

Menurut mereka, dengan mengidentifikasi perempuan yang berisiko pada tahap dini bisa membantu mereka mengubah gaya hidup guna mencegah penyakit atau meningkatkan peluang mengalahkan penyakit itu.

Mereka mengatakan pemeriksaan darah sederhana ini bisa tersedia dalam waktu lima hingga 10 tahun mendatang.

Sumber: BBC Indonesia

Penyebab usia wanita lebih panjang dari pria

Sebuah penelitian membuktikan wanita dapat berumur lebih panjang dibandingkan pria karena sistem kekebalan tubuh mereka lebih lambat menua. Dengan ketahanan tubuh yang terus melemah, kerentaranan pria terhadap penyakit memperpendek rentang hidup mereka.

Ilmuwan Jepang melakukan tes fungsi kekebalan untuk melihat indikasi usia biologis. Sistem kekebalan tubuh melindungi dari infeksi dan kanker tetapi menyebabkan penyakit bila tidak diatur dengan baik. Studi di Jepang menyelidiki pertanyaan kontroversial apakah hubungan usia dengan sistem kekebalan tubuh bertanggungjawab atas perbedaan harapan hidup rata-rata antara pria dan wanita.

Profesor Katsuiku Hirokawa dari Universitas Kedokteran dan Kedokteran Gigi Tokyo mengalisis sampel darah dari 356 pria dan wanita sehat berusia antara 20 dan 90 tahun. Mereka mengukur kadar sel darah putih dan molekul yang disebut sitokin, yang berinteraksi dengan sel-sel sistem kekebalan tubuh untuk mengatur respon tubuh terhadap penyakit.

"Perubahan terkait dengan usia dalam berbagai parameter kekebalan tubuh berbeda antara wanita dan pria. Temuan kita mengindikasikan tingkat yang lebih lambat dalam penurunan parameter kekebalan tubuh pada wanita dibandingkan pria, yang konsisten dengan fakta bahwa wanita hidup lebih lama daripada pria," papar Hirokawa dan rekannya dalam laporan di jurnal Imunitas dan Penuaan dikutip BBC. Dosen senior di royal Veterinary College, Donald Palmer mengatakan studi pada tikus memberikan hasil yang sama.

Sumber: Republika


sayur dan buah kurangi efek penuaan
Dengan pola makan yang baik, bisa dipastikan seseorang meminimalkan efek penuaan yang terjadi pada dirinya. Terdapat beberapa makanan yang memungkinkan tubuh tetap sehat, walau usia bertambah tua. Beberapa di antaranya juga berfungsi sebagai anti-aging. Makanan dari varietas sayur dan buah ini juga kaya protein serta lemak sehat.

1. Blueberry
Blueberry mengandung vitamin C dan E yang berfungsi sebagai anti-oksidan. Anti-oksidan yang disebut Antocyanin ini mampu menetralkan radikal bebas dan membantu kinerja sistem kardiovaskuler, penglihatan, dan pencernaan.

Studi pada 1999 oleh Jean Mayer, Human Nutrition Research Center on Aging di Tufts University mendukung khasiat blueberry ini. Studi pada tikus membuktikan, konsumsi blueberry setiap hari menghasilkan keseimbangan dan koordinasi tubuh yang lebih baik. Blueberry juga mencegah penurunan fungsi kognitif sesuai penelitian University of Reading and Peninsula Medical School.

Penelitian yang diadakan University of Michigan juga membuka manfaat lain blueberry. Dalam studi ini, tikus percobaan memiliki sensitivitas insulin yang lebih baik setelah 90 hari mengonsumsi blueberry. Hasil riset menjadi kabar baik bagi lansia yang berisiko besar menderita diabetes.

2. Minyak Zaitun
Minyak zaitun mengandung Polyphenol yang merupakan anti-oksidan terkuat. Anti-oksidan ini melindungi tubuh dari kanker dan penurunan fungsi jantung. Hal ini sudah dilaporkan dalam The Journal of Nutrition dan European Journal of Cancer Prevention.

Artikel lain dalam  Journal of the American College of Nutrition memuat manfaat lain minyak zaitun, yang kerap digunakan dalam diet Mediterania. Pola diet ditambah minyak zaitun bisa mencegah kulit cepat berkerut.

3. Teh Hijau
Teh hijau adalah asupan lain yang kaya anti-oksidan, antara lain vitamin C, vitamin E, Lutein, Zeaxanthin dan Catechins. Sesuai laporan dalam The Journal of Nutrition dan Cancer Prevention Research, semakin banyak riset yang membuktikan fungsi teh hijau sebagai benteng terhadap kanker, salah satunya kanker hati.

Manfaat teh hijau sebagai anti-aging juga dimuat dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry. Dalam artikel ini, Catechins sebagai salah satu anti-oksidan bisa mencapai jaringan pada mata. Di organ penglihatan ini, Catechins mengurangi stres oksidatif selama lebih dari 20 jam. Riset yang dilakukan di Jerman juga membuktikan, teh hijau yang dikemas dalam bentuk lotion bisa mengurangi kerutan pada mata akibat sering terpapar cahaya LED.

4. Anggur Merah
Anggur merah mengandung anti-oksidan yang disebut Resveratrol. Anti-oksidan ini melindungi tubuh dari berbagai penyakit degeneratif akibat bertambahnya usia.

Di beberapa studi, Resveratrol mencegah kanker dengan membatasi pertumbuhan tumor pada tikus. Pada studi lain, Resveratrol menambah harapan hidup tikus yang mengonsumsi makanan tunggi kalori. Hasil studi ini dimuat dalam jurnal  Carcinogenesis, Nature, and Clinica Chimica Acta: the International Journal of Clinical Chemistry.

Sumber: Kompas health

Obatnya Herbal

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNFCgao0SPhKsfn1eWs__axmQqYbGMkgcKfHf6SxL1_ycgloDLNHyGiZG3zYOsoFAmYDi81e3v9hePM5BPepoNyfQ7-LyveKmY4WbACii8aLBjfBDhEUOOKHnIeV3BKbAC_m-tOg7cb9I/s1600/call-service.jpg} Obatherbal merupakan situs yang berisikan informasi seputar kesehatan dengan topik pembahasan tentang penyakit, pengobatan, tips kesehatan, dan lain sebagainya. {facebook#https://www.facebook.com/ObatnyaHerbal} {twitter#https://www.facebook.com/ObatnyaHerbal} {google#https://www.facebook.com/ObatnyaHerbal} {pinterest#https://www.facebook.com/ObatnyaHerbal} {youtube#https://www.facebook.com/ObatnyaHerbal} {instagram#https://www.facebook.com/ObatnyaHerbal}
Diberdayakan oleh Blogger.