Kekurangan air dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti batu ginjal, infeksi kandung kemih, hingga kematian.

Menurut ahli gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK, ada beberapa ciri umum yang menandakan fase dehidrasi.

"Tanda-tanda dihidrasi itu harus dikenali biar tubuh tidak kekurangan air," kata Inge saat jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Ciri paling mudah yakni bibir mulai terasa kering. Saat itu, katanya, tubuh sudah memberikan sinyal bahwa tubuh mulai kekurangan air.

"Kalau kekurangan 1-2 persen, orang mulai haus, lelah, lemah, tidak nyaman, dan kehilangan nafsu makan," katanya.

Gejala yang menunjukkan bahwa dehidrasi sudah semakin parah apabila, kulit mulai memerah, penurunan urin, serta warna urin yang semakin pekat.

"Urin yang bagus itu kalau warnanya semakin jernih," katanya.

Sedangkan untuk pemeriksaan lebih lanjut, dia menyarankan segera mendatangi dokter agar dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Agar terhindar dari dehidrasi, katanya, seseorang harus minum secara teratur yakni satu jam sekali. Jumlahnya pun bisa diperhitungkan tergantung dari umur serta aktivitas tubuh.

"Paling sederhana, jika kebutuhan air 2 liter sehari dan waktu bangun kita 16 jam ya 150 ml setiap jam," katanya.

Kebutuhan air pada manusia dipengaruhi oleh umur, aktivitas serta kondisi khusus. Umumnya, manusia membutuhkan air 2 hingga 2,5 liter air.

"Namun pada ibu hamil ada tambahan 400 ml dan ibu yang menyusui 800 ml," katanya.

Sumber : Antara

Bungkusan kertas biasanya dipilih pedagang gorengan untuk menjadi wadah jajanan tersebut. Namun, waspada jika di dalam bungkusan tersebut dari koran atau ada ada tintanya.

Dosen di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Prof Dr Nuri Andarwulan, tinta dari bungkusan gorengan bisa menurunkan daya ingat seseorang alias pikun.

"Sekarang seringnya kertas putih bekas ketikan. Tapi yang polos untuk bagian luarnya, yang dalamnya yang bertinta. Ini kebalik," ujar Profesor Nuri.

Menurutnya, kertas yang digunakan untuk makanan seperti gorengan sebaiknya kertas minyak. Jika tidak ada, kertas yang polosan tanpa tinta. Alasannya, tinta di kerta itu mengandung logam berat. Dan jika terkena ke makanan dan dikonsumsi bisa memicu gangguan kesehatan.

"Logam berat itu terakumulasi mengikuti metabolisme kalsium, sehingga merugikan tulang dan gigi. Selain ke tulang, bisa ke otak yang membuat penurunan daya ingat, serta alzheimer," ujarnya.

Sumber: Liputan6

Sebagian orang mungkin pernah mengalami kejadian ketindihan, namun hal tersebut kerap kali dikaitkan dengan fenomena mistis. Padahal sebenarnya ketindihan merupakan suatu proses sleep paralysis yang tak ada kaitannya dengan hal mistis.

Ketindihan semata merupakan tanggapan tubuh atas kurangnya jam tidur yang dimiliki sehingga tubuh merasa sangat lelah. "Sleep paralysis menyebabkan tubuh berada antara sadar dan tidak. Dalam keadaan ini sangat mungkin seseorang melihat atau mendengar sesuatu yang sebetulnya tidak ada," kata spesialis tidur, dr Andreas Prasadja, RPSGT.

Lebih lanjut, Andreas menjelaskan bahwa siklus tidur terdiri atas ringan, sedang, dalam, hingga bermimpi. Mimpi merupakan tanda tubuh memasuki siklus tidur rapid eye movement (REM) yang ditandai gerakan mata yang cepat.

Pada saat tidur REM, tubuh sudah dalam keadaan sangat rileks. Dalam keadaan ini seseorang sudah sangat sulit menggerakkan tubuh atau menarik napas dalam yang membutuhkan otot ekstra. Tubuh yang sudah sangat rileks ternyata tidak dibarengi pikiran yang belum sepenuhnya masuk ke alam mimpi. Akibatnya dalam sleep paralysis, seseorang berhalusinasi melihat atau mendengar sesuatu yang sebetulnya tidak ada.

Dalam keadaan belum sepenuhnya tertidur, tetapi tidak mampu meggerakkan tubuh atau bernapas, tentu menimbulkan kekhawatiran. Ditambah halusinasi suatu sosok atau suara, maka jadilah fenomena ketindihan yang banyak dikenal masyarakat.

"Kekurangan tidur, apalagi yang ekstrem, menyebabkan tubuh tidak bisa menyeimbangkan diri sehingga terjadi yang disebut ketindihan. Kejadian ini bisa menimpa laki-laki atau perempuan tanpa pandang usia, selama mengalami kekurangan tidur," kata Andreas.

Untuk mencegah terjadinya sleep paralysis, Andreas menyarankan untuk mencukupi jam tidur. Kecukupan jam tidur menyebabkan tubuh memiliki cukup waktu untuk istirahat dan mengganti sel yang rusak. Tidur lebih kurang 8 jam per hari juga baik untuk kemampuan konsentrasi dan ketenangan emosi saat pagi hari.

Jangan menyetir

Sleep paralysis merupakan tanda tubuh kekurangan jam tidur. Kurangnya jam istirahat menyebabkan tubuh tidak bisa berkonsentrasi atau menampilkan kinerja maksimal.

"Dalam keadaan ini, jangan pernah menyetir. Menyetir dalam keadaan ngantuk rawan terjadi kecelakaan. Lebih baik istirahat sebentar sebelum melanjutkan kerja atau menyetir," kata Andreas.

Bila sleep paralysis terus terjadi, Andreas menyarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter terkait. Hal ini untuk menanggulangi adanya gangguan tidur yang lebih serius, semisal narcolepsy atau sleep apnea.

Sumber: Kompas Health

Dua zat yang ditemukan pada anggur merah dan blueberry dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia, demikian hasil satu studi peneliti dari Oregon State University.

Resveratrol pada anggur merah dan pterostilbenedari blueberry dapat bekerja bersama dengan vitamin D untuk meningkatkan ekspresicathelicidin antimicrobial peptide, atau gen CAMP, pada manusia. Gen itu terlibat pada fungsi kekebalan, kata beberapa peneliti.

"Dari studi atas ratusan bahan, cuma dua yang mencuat," kata Adrian Gombart, Asisten Profesor di College of Science di universitas itu, di dalam satu pernyataan.

"Sinergi zat tersebut dengan vitamin D untuk meningkatkan ekspresi gen CAMP penting dan menarik. Itu adalah interaksi yang sangat menarik," kata Gombart.

Resveratrol telah menjadi objek puluhan studi mengenai sejumlah manfaat, mulai dari meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah sampai memerangi kanker dan meredakan radang.

Namun, penelitian itu adalah yang pertama memperlihatkan sinergi nyata dengan vitamin D yang meningkatkan ekspresi CAMP beberapa kali lipat, kata para peneliti tersebut, demikian laporan Xinhua.

Gen CAMP sendiri juga menjadi objek banyak studi, sebab gen itu telah diperlihatkan memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh "bawaan", atau jalur pertahanan pertama tubuh dan kemampuan untuk memerangi infeksi bakteri.

Reaksi kekebalan bawaan sangat penting sebab banyak antibiotik makin kehilangan keefektifannya.

Hubungan kuat telah terbentuk antara tingkat memadai vitamin D dan fungsi gen CAMP. Namun, penelitian baru tersebut menyatakan zat tertentu lain mungkin memainkan peran juga, kata para peneliti itu di jurnal Molecular Nutrition and Food Research.

Akan tetapi, mereka mengingatkan temuan itu dibuat pada susunan sel laboratorium dan tidak terbukti hasil serupa akan terjadi jika kedua buah tersebut dikonsumsi.

Penelitian lebih lanjut dapat menghasilkan pemahaman lebih baik mengenai bagaimana makanan dan gizi mempengaruhi fungsi kekebalan tubuh, dan mungkin menghasilkan perkembangan zat yang secara alamiah bermanfaat bagi pengobatan serta dapat mendorong reaksi kekebalan bawaan, kata para peneliti itu di dalam laporan mereka.

Sumber: Antara

Tak hanya dikenal berkat rasanya yang menyegarkan dan berfungsi untuk menyedapkan masakan, tomat juga bermanfat besar untuk kesehatan kulit.

Tomat mengandung lycopene, di mana saat dikonsumi akan menjadi antioksidan dan bekerja sebagai tabir surya dari dalam tubuh.

Antioksidan ini membuat tomat berfungsi sebagai produk anti-aging, yang melawan kerusakan sel dan penuaan kulit.

Nah, daripada Anda merogoh kocek cukup dalam, berikut langkah mudah untuk mendapatkan kulit sehat dengan bahan buah tomat.

  • Pori-pori besar merupakan akses mudah bagi kotoran dan bakteri untuk masuk ke dalamnya. Ambil satu sendok teh jus tomat dan tambahkan dua hingga empat tetes jus lemon. Oleskan campuran ini ke wajah dengan bantuan kapas. Pijat-pijat dengan gerakan melingkar. Biarkan selama 15 menit, lalu basuh dengan air dingin. Pemakaian secara teratur akan membantu mengecilkan pori-pori.

  • Kandungan asam yang terdapat dalam buah tomat membantu mengurangi jerawat di wajah. Selama ini, obat jerawat banyak mengandung vitamin A dan vitamin C. Sementara tomat kaya vitamin A, C dan K. Jika Anda memiliki jerawat ringan, iris tomat dan tempatkan bagian dalamnya di wajah. Untuk jerawah membandel, hancurkan tomat segar dan oleskan di wajah. Biarkan selama satu jam, lalu bersihkan dan beri pelembab wajah. Pergunakan secara rutin maka jerawat Anda cepat mengering.

  • Bila kulit Anda berminyak sehingga membuat wajah seperti gorengan, tomat merupakan solusinya. Hancurkan tomat segar dan saring. Ambil sedikit jus mentimun dan tambahkan pada jus tomattersebut. Bubuhkan ke kapas dan pergunakan setiap hari untuk mengontrol minyak dan jerawat di wajah.

  • Masker tomat dan apokat bekerja maksimal pada kulit kombinasi. Tomat yang berfungsi sebagai astringent, untuk mengurangi minyak dan komedo di wajah, sedangkan apokat berfungsi sebagai antiseptik dan efeknya yang melembabkan. Campuran tomat dan apokat akan mendinginkan dan membersihkan kulit kombinasi (berminyak dan kering) karena mengandung vitamin A, C dan E. Oleskan di wajah dan biarkan selama 20-30 menit, lalu basuh dengan air hangat.


Sumber: Tribun News

Sulit tidur banyak dialami kaum perempuan dan memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Survei oleh Women's Health menunjukkan, 80 persen perempuan mengaku mengalami masalah tidur beberapa kali dalam sebulan. Sementara 23 persen mengaku mengalami masalah tidur setiap malam.

National Sleep Foundation menyebutkan data, sekitar 50 persen perempuan bangun tidur dalam keadaan kurang segar. Kondisi ini dibarengi tubuh tidak fit, mood buruk, hingga menimbulkan peningkatan risiko diabetes dan depresi.

Sejumlah faktor memengaruhi masalah tidur pada perempuan, di antaranya jam tidur yang pendek, juga cara berbaring yang ternyata menentukan kualitas tidur dan berdampak pada masalah sulit tidur.

Posisi tidur salah mengakibatkan kram otot, sirkulasi darah tidak lancar, mengakibatkan rasa sakit, terutama di bagian punggung hingga mudah terbangun saat tengah malam. Tak hanya itu, posisi tidur salah juga bisa mengakibatkan insomnia. Kondisi kesehatan pun semakin memburuk akibat salah berbaring saat tidur ini.

Untuk mengurangi berbagai risiko tersebut, lakukan perubahan posisi tidur. Berikut dua posisi tidur yang disarankan.

1. Berbaring ke sisi kiri
Posisi ini bisa digunakan bila merasa jantung seperti terbakar. Posisi ini didasarkan pada kondisi organ dalam tubuh. "Posisi tidur menggunakan sisi kiri akan memberikan lebih sedikit tekanan di bawahesofagus sphincter," kata spesialis tidur, Priyanka Yadav, DO, dari Sleep for Life Center, Hillsborough, New Jersey.

Sphinncter adalah saluran yang dilewati makanan menuju usus. Jika saluran itu tertekan, asam lambung naik dan mengganggu tenggorokan. Kondisi inilah menimbulkan sensasi seperti terbakar.

Saat tidur dengan posisi ini, kedua tangan berada di depan tubuh dalam posisi nyaman. Lutut ditekuk dan kaki agak dilipat mendekati bagian atas tubuh. Posisi ini mirip seperti bayi dalam kandungan.

Bila merasa sensasi terbakar sangat parah, tidurlah dengan berbaring pada punggung. Kemudian gunakan bantal untuk menopang dada dan kepala.

2. Berbaring menggunakan bagian samping tubuh
The Clinical Journal of Pain mengungkapkan, sekitar 40 persen perempuan mengalami masalah tulang belakang. Masalah ini semakin memburuk jika penderitanya salah mengambil posisi tidur.

Menurut Robert S Rosenberg, DO, Direktur Medik Sleep Disorders Centers of Prescott Valley and Flagstaff, Arizona, posisi tidur yang salah akan mengganggu keselarasan tulang belakang selama berjam-jam.

Posisi tidur menggunakan bagian samping tubuh memang disarankan bagi penderita sakit punggung. Posisi ini membantu menjaga tulang belakang dalam kondisi netral, dengan sedikit melengkung.

Saat tidur, sebaiknya lutut sedikit ditekuk sehingga susunan pinggul dan punggung tetap pada posisi garis lurus. Posisi pinggul sebaiknya jangan terlalu ke depan karena bisa menyebabkan memutarnya tulang belakang, dan ini dapat menambah rasa sakit.

Saat tidur dengan posisi ini, sebaiknya selipkan bantal atau guling di antara kaki. Cara ini bisa menjaga kaki tetap lurus selebar pinggul. Sementara, posisikan lengan di depan tubuh dalam posisi serileks mungkin.

Sumber: Kompas Health

Obatnya Herbal

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNFCgao0SPhKsfn1eWs__axmQqYbGMkgcKfHf6SxL1_ycgloDLNHyGiZG3zYOsoFAmYDi81e3v9hePM5BPepoNyfQ7-LyveKmY4WbACii8aLBjfBDhEUOOKHnIeV3BKbAC_m-tOg7cb9I/s1600/call-service.jpg} Obatherbal merupakan situs yang berisikan informasi seputar kesehatan dengan topik pembahasan tentang penyakit, pengobatan, tips kesehatan, dan lain sebagainya. {facebook#https://www.facebook.com/ObatnyaHerbal} {twitter#https://www.facebook.com/ObatnyaHerbal} {google#https://www.facebook.com/ObatnyaHerbal} {pinterest#https://www.facebook.com/ObatnyaHerbal} {youtube#https://www.facebook.com/ObatnyaHerbal} {instagram#https://www.facebook.com/ObatnyaHerbal}
Diberdayakan oleh Blogger.